News

RE: ZERO KARA HAJIMERU ISEKAI SEIKATSU ARC 5 BAB 40

Hasil Kerusakan Oleh Kemarahan Penerjemah: Flexile Sentry Total sekitar seratus selter di seluruh Pristella dibagi 25 perdistriknya. Mengikuti saran AI, mereka memulai pencarian di First Street, di sanalah mereka lebih mungkin dapat menemukan orang-orang yang memerlukan bantuan. Mereka pergi lewat jalan akurat dan bergerak sambil … Continue readingRE: ZERO KARA HAJIMERU ISEKAI SEIKATSU ARC 5 BAB 40

RE: ZERO KARA HAJIMERU ISEKAI SEIKATSU ARC 5 BAB 39

Kekesatriaan dan Seorang Pria Lamban Penerjemah: Daffa of Rivia Setelah menegaskan kembali tekad mereka, Subaru dan Anastasia turun tangga menuju ruang resepsi. Mereka berbicara di lantai tiga dari total lima lantai dalam gedung, dan biasanya lantai terbawah ini berfungsi sebagai ruang konferensi. “Karena lantai lima … Continue readingRE: ZERO KARA HAJIMERU ISEKAI SEIKATSU ARC 5 BAB 39

RE: ZERO KARA HAJIMERU ISEKAI SEIKATSU ARC 5 BAB 38

Tuntutan Kultus Penyihir Penerjemah: The Pursuer Saat Subaru menatap makhluk itu—matanya membelalak kaget, sejenak lupa bernapas. “Walaupun aku sudah mengantisipasi tanggapan ini, rasanya masih agak luar biasa. Meskipun aku kelihatannya seperti ini, berdasarkan jenis kelamin, aku ini wanita … tidak, aku roh, jadi sulit menentukan … Continue readingRE: ZERO KARA HAJIMERU ISEKAI SEIKATSU ARC 5 BAB 38

RE: ZERO KARA HAJIMERU ISEKAI SEIKATSU ARC 5 BAB 37

Berkumpul Kembali Penerjemah: Last Giant Gema jauh, sangat jauh. Suara asing. Ataukah suara-suaranya familier? Maskulinkah? Femininkah? Dari atas atau bawah? Segala sesuatu tentang sang suara tidak diketahui. “….” Suara marah. Dan erangan. Juga seperti suara menuduh. Dan apakah itu suara tangisan? Suara. Air terjun suara … Continue readingRE: ZERO KARA HAJIMERU ISEKAI SEIKATSU ARC 5 BAB 37

RE: ZERO KARA HAJIMERU ISEKAI SEIKATSU ARC 5 BAB 35

Penyergapan dan Kejutan Penerjemah: Dark Souls Serangan tanpa ampun pertama Subaru ditahan gigi. “….” Menggigit ujung depan cambuk, digoyang-goyang seakan sengaja berniat menyulut amarah Subaru, dialah Kerakusan, Roy Alphard. Alphard1. Subaru sedikit terkejut oleh nama itu. “Keparat ini namanya juga dari nama bintang—ah!” “Subaru-sama, topik … Continue readingRE: ZERO KARA HAJIMERU ISEKAI SEIKATSU ARC 5 BAB 35

RE: ZERO KARA HAJIMERU ISEKAI SEIKATSU ARC 5 BAB 34

Duel Kacau Penerjemah: LordOfCinder —berdiri di atap Balai Kota, seekor naga hitam memamerkan sayapnya ke kelompok Subaru. Membuka mulut dan menunjukkan barisan gigi tajam serta lidah merah panjang dan bergerak seperti lidah ular, sang naga hitam menyipitkan mata emas, terus tertawa besar dan tersedak-sedak. Penampakan … Continue readingRE: ZERO KARA HAJIMERU ISEKAI SEIKATSU ARC 5 BAB 34

RE: ZERO KARA HAJIMERU ISEKAI SEIKATSU ARC 5 BAB 33

Siasat di Balai Kota Penerjemah: DunkSouls (Daffa) —pengepungan bisu Pristella sampai sekarang hanyalah suatu cerita fantastis. Berjalan di atas lempengan batu, Subaru sekilas melihat aliran jalan air. Alirannya jernih dan bebas polusi. Bahkan masih terus mengalir, dan jalannya baik. Mekanisme yang memisah aliran air kanan … Continue readingRE: ZERO KARA HAJIMERU ISEKAI SEIKATSU ARC 5 BAB 33

RE: ZERO KARA HAJIMERU ISEKAI SEIKATSU ARC 5 BAB 32

Konferensi Penyerbuan Balai Kota Penerjemah: Daffa Ganteng “Ah, serius! Sihir penyembuhan tidak ada efeknya, jadi kita cuma bisa melakukan perawatan primitif!” Felix, yang pipinya ternoda darah, mengertak gigi sebal sambil melambai tangan. Berbaring di depannya, darah masih mengalir keluar dari dada, tubuh tak sadarkan Mimi. … Continue readingRE: ZERO KARA HAJIMERU ISEKAI SEIKATSU ARC 5 BAB 32

RE: ZERO KARA HAJIMERU ISEKAI SEIKATSU ARC 5 BAB 31

Ganjaran Kesalahan Penerjemah: DarkSouls (Daffa Poseidon) “Mengerti~!” “Lu ngerepotin, berhenti ngomong gitu!” Keesokan paginya, Garfiel yang terlihat agak malang berjalan-jalan bersama mimi. Terkikik, Mimi menyentuh dada jubahnya yang ternodai air mata dan liur Garfiel. Bau busuknya samai-sampai membuat hidung Garfiel sakit. Bagi Mimi yang punya … Continue readingRE: ZERO KARA HAJIMERU ISEKAI SEIKATSU ARC 5 BAB 31