News

86 JILID 6 Bab 1

DI HUTAN PARA MANUSIA SERIGALA Penerjemah: Isn’t that right? Kaine!? Pasukan Legion yang menuju Pangkalan Benteng Revich mengubah arah begitu pangkalannya direbut kembali. Tanggapannya, bala bantuan Kerajaan Bersatu menerobos pasukan garda depan musuh dan sampai di pangkalan sehari kemudian. Serangan Legion sekarang ini tertunda bekat … Continue reading86 JILID 6 Bab 1

86 JILID 6 Prolog

PROLOG: NYONYA KEJAM Bagi 86, kematian adalah jalan hidup. —Divi Penyerang 86 DIKUTIP DARI BERBAGAI JURNAL Penerjemah: Daffa Cahyo Alghifari Legion tidak bermimpi. Mimpi adalah cara otak memilah-milah ingatan. Dan meski Mesin Mikro Cair Legion dimodelkan mengikuti sistem saraf sentral mamalia besar, tapi tetap saja … Continue reading86 JILID 6 Prolog

86 JILID 5 Epilog

BUNGA TIDAK BERMEKARAN DI TANAH LAPANG BERSALJU     Penerjemah: Daffa Cahyo Alghifari “… Paduka.” Orang biasa tulen pasti akan trauma melihatnya, tapi sedihnya, Vika tak merasakan apa-apa. Selagi Vika melihat Lerche yang berbaring tanpa berdaya, Vika merasa dirinya benar-benar monster berbentuk manusia dan tidak … Continue reading86 JILID 5 Epilog

86 JILID 5 BAB 4

EX MACHINA Penerjemah: Nier Ex Machina! Mencoba membalikkan kematian adalah hal tabu. Itu sesuatu yang senantiasa dia pikir sudah dia pelajari di hari dirinya mencoba membangkitkan ibunya. Kegagalannya menyebabkan sebagian diri ibunya hilang selamanya. Seorang anak merindukan ibunya adalah emosi alami bagi manusia. Dan alami … Continue reading86 JILID 5 BAB 4

86 JILID 5 BAB 3

TULI TERHADAP RATAPAN BURUNG PENYANYI Penerjemah: An[E]mone Malapetaka melanda sangat mendadak. “Cih …!” Saat kendaraan transportasi lapis baja mereka maju jauh ke zona perang, Shin mendengar suara itu dan mengangkat matanya. Mereka sekarang ini sedang dalam perjalanan di tengah operasi perebutan Gunung Dragon Fang. Korps … Continue reading86 JILID 5 BAB 3

86 JILID 5 BAB 2

IBU KOTA ANGSA Penerjemah: Z[E]RO Pangkalan Observasi Revich front selatan Kerajaan Bersatu. Gambaran persis benteng tak tertembus. Dibangun di atas pegunungan berbatu, di seluruh sisinya dikelilingi tebing terjal dengan ketinggian paling rendahnya seratus meter dan paling tingginya tiga ratus meter, puncaknya berbentuk berlian di utara … Continue reading86 JILID 5 BAB 2

86 JILID 5 Bab 1

MELANKOLIS MONSTER Penerjemah: Kain[E] Rito Oriya bergabung dengan skuadron Spearhead musim semi lalu—dua tahun setelah dirinya menjadi seorang Prosesor. Garis pertahanan pertama distrik pertama adalah tempat pembuangan terakhir para Prosesor yang sudah bertahan terlalu lama. Mereka dikirim ke sana untuk mati dalam pertempuran. Biasanya, cuma … Continue reading86 JILID 5 Bab 1

86 JILID 5 Prolog

Raja Mayat Penerjemah: Daffa Cahyo Alghifari Arcs Styrie, ibu kota Kerajaan Bersatu Roa Gracia selama milenium terakhir. Di ujung paling utara terdapat istana kerajaan, ruang tahktanya saat ini tengah remar-remar, seolah melambangkan tidak adanya berkah mtahari atas tanah utara ini. Namun bertentangan dengan kesan istilah … Continue reading86 JILID 5 Prolog

86 JILID 4 Epilog

TERLUKA DALAM TUGAS   Penerjemah: Daffa Cahyo Alghifari Kebiasaannya memaksa orang lain menulis laporan di Federasi, di mana dokumen elektronik adalah format normalnya dan menyuruh seseorang menulisnya di kertas sebagian besarnya cuma perundungan saja, adalah salah satu alasan Grethe tak tahan perwira komandan belalang sembahnya. … Continue reading86 JILID 4 Epilog

86 JILID 4 BAB 4

SORTIR    Penerjemah: Daffa “… aduh.” Membuka matanya, dia mendapati dirinya berada dalam kegelapan total. Annette yang terkapar sembarangan di lantai, bangkit berdiri. Aku … di mana …? Dia melihat sekelilingnya, tetapi terlalu gelap bagi mata telanjang untuk melihat apa pun. Dia bisa merasakan kaki … Continue reading86 JILID 4 BAB 4