News


Warning: Undefined array key 0 in /www/wwwroot/darktranslation.com/wp-content/themes/fotografie/functions.php on line 412

86 JILID 6 BAB Epilog

RUMAHKU ISTANAKU. Penerjemah: Daffa Cahyo Alghifari. Dia sampai di alamat sesuai, mendapati dirinya menghadap gerbang kediaman yang kebesaran untuk dimiliki satu keluarga. Gerbang itu sepenuhnya membatasi bagian dalam-luar kediaman, pagarnya bagaikan barisan tombak panjang mengarah ke langit. Shin tetap diam di depan gerbang, menatap kediaman. … Continue reading86 JILID 6 BAB Epilog

86 JILID 6 BAB 4

DALAM SUAKANYA Penerjemah: NieR Replicant Ratu Bengis mendesau ketika melihat rekaman yang dia terima dari lini musuh. Satu kelompok unit bertindak serampangan disebabkan amukan Phönix. Mereka memikirkan apa, mengabaikan perintah? Dia tak memberikan perintah untuk menyerang pusat komando musuh. Menghancurkannya takkan bermanfaat apa-apa saat ini. … Continue reading86 JILID 6 BAB 4

86 JILID 6 BAB 3

TEMBAK BULAN. Penerjemah: [E]mil Serangan Kerajaan Bersatu akan segera dimulai. Perkiraan ini dibagikan ke sesama Legion di sepanjang lini depan Kerajaan Bersatu. Sebagaimana Eintagsfliege terus-menerus dikerahkan di atas wilayah Legion untuk mengaburkan pergerakan mereka dari sisi manusia, Kerajaan Bersatu juga menyembunyikan urusan internal dan operasi … Continue reading86 JILID 6 BAB 3

86 JILID 6 BAB 2

Kehidupan Hanyalah Bayangan Berjalan. Penerjemah: Kain[E] Salvation “Selanjutnya, titik 183-570. Musuh diperkirakan sebesar satu peleton Ameise.” “Unit dikonfirmasi melalui penglihatan. Satu peleton Ameise …. Termasuk tiga target.” “Diterima. Gunslinger, melepaskan tembakan.”     †     Di perbatasan Kerajaan Bersatu lama, di wilayah Legion sepanjang … Continue reading86 JILID 6 BAB 2

86 JILID 6 Bab 1

di Hutan para Manusia Serigala Penerjemah: Isn’t that right? Kaine!? Pasukan Legion yang menuju Pangkalan Benteng Revich mengubah arah begitu pangkalannya direbut kembali. Tanggapannya, bala bantuan Kerajaan Bersatu menerobos pasukan garda depan musuh dan sampai di pangkalan sehari kemudian. Serangan Legion sekarang ini tertunda bekat … Continue reading86 JILID 6 Bab 1

86 JILID 6 Prolog

PROLOG: NYONYA KEJAM Bagi 86, kematian adalah jalan hidup. —Divi Penyerang 86 DIKUTIP DARI BERBAGAI JURNAL Penerjemah: Daffa Cahyo Alghifari Legion tidak bermimpi. Mimpi adalah cara otak memilah-milah ingatan. Dan meski Mesin Mikro Cair Legion dimodelkan mengikuti sistem saraf sentral mamalia besar, tapi tetap saja … Continue reading86 JILID 6 Prolog

86 JILID 5 Epilog

BUNGA TIDAK BERMEKARAN DI TANAH LAPANG BERSALJU     Penerjemah: Daffa Cahyo Alghifari “… Paduka.” Orang biasa tulen pasti akan trauma melihatnya, tapi sedihnya, Vika tak merasakan apa-apa. Selagi Vika melihat Lerche yang berbaring tanpa berdaya, Vika merasa dirinya benar-benar monster berbentuk manusia dan tidak … Continue reading86 JILID 5 Epilog

86 JILID 5 BAB 4

EX MACHINA Penerjemah: Nier Ex Machina! Mencoba membalikkan kematian adalah hal tabu. Itu sesuatu yang senantiasa dia pikir sudah dia pelajari di hari dirinya mencoba membangkitkan ibunya. Kegagalannya menyebabkan sebagian diri ibunya hilang selamanya. Seorang anak merindukan ibunya adalah emosi alami bagi manusia. Dan alami … Continue reading86 JILID 5 BAB 4

86 JILID 5 BAB 3

TULI TERHADAP RATAPAN BURUNG PENYANYI Penerjemah: An[E]mone Malapetaka melanda sangat mendadak. “Cih …!” Saat kendaraan transportasi lapis baja mereka maju jauh ke zona perang, Shin mendengar suara itu dan mengangkat matanya. Mereka sekarang ini sedang dalam perjalanan di tengah operasi perebutan Gunung Dragon Fang. Korps … Continue reading86 JILID 5 BAB 3

86 JILID 5 BAB 2

IBU KOTA ANGSA Penerjemah: Z[E]RO Pangkalan Observasi Revich front selatan Kerajaan Bersatu. Gambaran persis benteng tak tertembus. Dibangun di atas pegunungan berbatu, di seluruh sisinya dikelilingi tebing terjal dengan ketinggian paling rendahnya seratus meter dan paling tingginya tiga ratus meter, puncaknya berbentuk berlian di utara … Continue reading86 JILID 5 BAB 2