News

86 JILID 5 Bab 1

MELANKOLIS MONSTER Penerjemah: Kain[E] Rito Oriya bergabung dengan skuadron Spearhead musim semi lalu—dua tahun setelah dirinya menjadi seorang Prosesor. Garis pertahanan pertama distrik pertama adalah tempat pembuangan terakhir para Prosesor yang sudah bertahan terlalu lama. Mereka dikirim ke sana untuk mati dalam pertempuran. Biasanya, cuma … Continue reading86 JILID 5 Bab 1

86 JILID 5 Prolog

Raja Mayat Penerjemah: Daffa Cahyo Alghifari Arcs Styrie, ibu kota Kerajaan Bersatu Roa Gracia selama milenium terakhir. Di ujung paling utara terdapat istana kerajaan, ruang tahktanya saat ini tengah remar-remar, seolah melambangkan tidak adanya berkah mtahari atas tanah utara ini. Namun bertentangan dengan kesan istilah … Continue reading86 JILID 5 Prolog

86 JILID 4 Epilog

TERLUKA DALAM TUGAS   Penerjemah: Daffa Cahyo Alghifari Kebiasaannya memaksa orang lain menulis laporan di Federasi, di mana dokumen elektronik adalah format normalnya dan menyuruh seseorang menulisnya di kertas sebagian besarnya cuma perundungan saja, adalah salah satu alasan Grethe tak tahan perwira komandan belalang sembahnya. … Continue reading86 JILID 4 Epilog

86 JILID 4 BAB 4

SORTIR    Penerjemah: Daffa “… aduh.” Membuka matanya, dia mendapati dirinya berada dalam kegelapan total. Annette yang terkapar sembarangan di lantai, bangkit berdiri. Aku … di mana …? Dia melihat sekelilingnya, tetapi terlalu gelap bagi mata telanjang untuk melihat apa pun. Dia bisa merasakan kaki … Continue reading86 JILID 4 BAB 4

86 JILID 4 BAB 3

MAJU MENUJU MUSUH Penerjemah: Daffa Nier “—baiklah, mari jelaskan operasinya.” Ruang pengarahan kecil Liberté et Égalité diisi penuh. Berdiri di depan layar holo adalah Lena sang komandan. Di depannya adalah komandan unit, Grethe; lima perwira staf; komandan ke tujuh skuadron yang membentuk unit; anggota-anggota regunya … Continue reading86 JILID 4 BAB 3

86 JILID 4 BAB 2

IDENTIFIKASI: KAWAN ATAU LAWAN Penerjemah: NieR: Lena Selter pengungsi adalah kumpulan tempat tinggal jangka pendek yang sudah dibangun sebelumnya. Tempatnya rongsok karena cuaca, catnya luntur sebab sinar matahari. Selternya dijual murah ke Republik, warisan barak tua Federasi. Sederhana, bangunan seadanya yang dimaksudkan tuk berlindung dari … Continue reading86 JILID 4 BAB 2

86 JILID 4 Bab 1

PANGGILAN TUGAS   Penerjemah: Nier Annette Bau kematian bergentayangan samar di markas besar terpadu front barat. Operasi terakhir telah merampas nyawa beberapa ratus ribu tentara—empat korps dan lebih dari 60 persen pasukan total mereka. Kapabilitas transportasi mereka tidak sanggup menyamai jumlah jenazah yang perlu dikirim … Continue reading86 JILID 4 Bab 1

86 JILID 4 Prolog

  Republiklah musuhnya. —VLADILENA MILIZÉ, KENANGAN       PROLOG HILANG DALAM TUGAS   Penerjemah: Daffa Cahyo Alghifari —Rita. Itulah nama yang akan si anak laki-laki—teman masa kecil Henrietta Penrose—sebut untuk memanggil dirinya. Annette tidak ingat kapan dia mulai menggunakan nama panggilan itu. Anak laki-laki itu … Continue reading86 JILID 4 Prolog


Warning: Undefined array key 0 in /www/wwwroot/darktranslation.com/wp-content/themes/fotografie/functions.php on line 412

86 JILID 3 EPILOG

Kita Akan Bertemu Lagi   Penerjemah: Daffa Cahyo Alghifari <No Face kepada jaringan area luas pertama.> <Seluruh fase operasi selesai.> <Operasi selesai. Seluruh Legion yang berada di jaringan area luas pertama menangguhkan pertempuran.> <Mundur ke wilayah dalam kendali Legion.>   ‡   Dapat disimpulkan bahwa … Continue reading86 JILID 3 EPILOG

86 JILID 3 BAB 9

O Datanglah Imanuel   Penerjemah: YoRHa Bunker Pemandangan biru di hadapannya adala hasil kupu-kupu biru tak terhitung jumlahnya, mereka membentangkan sayap metaliknya selagi menyelimuti medan perang sejauh mata memandang. Mereka mirip Eintagsfliege, sebagaimana Admiral yang mereka layani, sayap-sayap unit Legion ini berfungsi sebagia panel surya. … Continue reading86 JILID 3 BAB 9