86 Volume 1 epigrafi

Posted on

Penerjemah: Daffa Cahyo Alghifari

Tiada negara yang pernah menganggap keji pelanggaran hak asasi babi.

Karenanya, seandainya Anda mendefinisikan aksen berbeda seseorang, seseorang yang warna kulitnya berbeda, seseorang yang berbeda keturunan dari babi bersosok manusia, penganiayaan, persekusi, atau kejahatan manapun yang mungkin Anda perbuat kepada mereka takkan pernah dianggap bengis atau tak manusiawi.

—VLADILENA MILIZÉ, MEMOIRS

2 Replies to “86 Volume 1 epigrafi”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *